Yuk Kenali Jenis Kain Yarn Dyed, Piece Dyed, Printing
Jenis kain

Yuk Kenali Jenis Kain Yarn Dyed, Piece Dyed, Printing

Halo sobat muda! Berbicara tentang bahan pakaian memang tak ada habisnya. Berbagai jenis, motif, pola, dan warna kain menjadi pilihan para desainer untuk menciptakan suatu produk pakaian. Sebuah pakaian akan terlihat menarik jika dibuat dari bahan yang tepat dan nyaman. Kali ini Tata bakal bahas tentang jenis kain Yarn Dyed, Piece Dyed, dan Printing biar kita sama-sama saling tau nih.

Istilah Yarn Dyed, Piece Dyed, Printing mengacu pada teknik pewarnaan kain di dunia tekstil. Singkatnya sering kita dengar kain celup atau kain printing. Pada proses pencelupan, benang/kain dicelupkan pada zat pewarna tertentu sedangkan proses printing mirip dengan proses pencetakan yang dilakukan printer, hanya saja pada media kain dan menggunakan screen.

 

1. Kain Yarn Dyed

Yarn Dyed diambil dari bahasa Inggris Yarn artinya benang dan Dyed artinya pencelupan/pewarnaan. Jenis kain Yarn Dyed adalah kain yang proses pencelupan warna dilakukan ketika masih dalam bentuk benang. Benang dicelup terlebih dahulu, baru kemudian kain ditenun. Dengan begitu teknik ini akan menghasilkan tenunan motif kain yang tercipta dari kombinasi benang yang berwarna tampak lebih cantik dan menawan.

Kain benang yang diwarnai menghasilkan penampilan yang khas dan unik pada motifnya. Seringkali berat atau tekstur benang yang ditenun membuat kain lebih bertekstur. Benang yang diwarnai dari teknik yarn dyed ini akan memberikan warna melekat pada kain yang menyebabkan kain tidak akan pudar dari permukaan ketika pencucian berkali-kali.

Seperti busana muslim Setatamuda dibuat dengan kain teknik tenun. Dengan artian, kain yang digunakan pada busana muslim Setatamuda adalah kain yang dibuat dengan teknik tenun, menggunakan benang yang berwarna atau lebih dikenal dengan istilah (Yarn Dyed Fabric).

Itu artinya, motif yang akan diaplikasikan pada seluruh busana muslim wanita Setatamuda, akan terlihat lebih jelas pada kedua sisi kain. Tidak hanya itu saja, warna yang dihasilkannya pun akan dijamin bisa bertahan sangat lama dan tidak akan memudar, meskipun sering digunakan dan dicuci berulang kali.  Temukan koleksi lengkapnya DI SINI.

 

2. Kain Piece Dyed

Piece Dyed atau Solid Dyed. Berasal dari kata Solid artinya polos, Dyed artinya pencelupan/pewarnaan. Prosesnya berbeda dengan yard dyed, piece dyed adalah kain yang proses pencelupannya dilakukan setelah berbentuk kain. Benang ditenun terlebih dulu menjadi grey/greige atau kain mentah, kemudian dilanjutkan dengan proses pencelupan warna.

Banyak kita temui kain yang hanya memiliki satu warna saja dan biasanya jenis kain ini akan dibuat dengan teknik piece/solid dyed.

 

3. Kain Printing

Jenis Kain
Foto: pxhere.com

Proses printing tekstil mirip dengan proses percetakan yang dilakukan printer, hanya saja media yang digunakannya adalah kain. Atau dengan kata lain printing tekstil merupakan teknik mencetak gambar pada media kain dengan percetakan secara digital.

Jenis kain printing mirip dengan kategori piece/solid dyed karena benang dijadikan kain mentah terlebih dulu. Namun tanpa proses pencelupan/pewarnaan melainkan proses ‘percetakan’. Motif dan variasinya sangat beragam, tapi proses printing hanya diaplikasikan pada sisi permukaan kain, dan permukaan kain biasanya lebih kasar.

Untuk melihat perbedaan dari teknik pewarnaan kain coba kita balik belakang kain. Kain printing akan berwarna putih atau polos saja. Sedangkan yarn dyed fabric, bagian belakangnya akan tetap berwarna seperti warna benang yang telah diwarnai.

Temukan koleksi lengkap busana dari bahan Yarn Dyed Setatamuda DI SINI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are makes.