Keutamaan Bulan Dzulhijjah yang Perlu Kamu Ketahui

Keutamaan Bulan Dzulhijjah yang Perlu Kamu Ketahui

Keutamaan bulan Dzulhijjah adalah satu dari empat bulan yang termasuk bulan haram. Dinamakan demikian karena pada bulan-bulan tersebut Allah SWT., melarang seluruh hamba-Nya berbuat dosa atau melakukan hal yang dinilai haram secara syariat Islam. Di bulan Dzulhijjah umat Islam melaksanakan ibadah kurban pada hari raya Idul Adha.

Menurut Ibnu Abbas, Allah SWT., memang mengkhususkan empat bulan sebagai bulan haram (bulan yang dimuliakan). Sebab, jika berbuat dosa pada bulan-bulan tersebut, dosanya akan lebih besar dibandingkan bulan yang lain. Begitu juga sebaliknya, bila berbuat amal saleh, ganjaran kebaikan akan diperoleh dengan pahala yang berlipat-lipat. (Latho-if Al Ma’arif, 207)

Poin tersebut menjadi keutamaan bulan haram, yakni dilipatgandakan ganjaran bagi seorang Muslim yang mengerjakan amal saleh. Termasuk pada bulan Dzulhijjah, sehingga kita akan senantiasa berada di tengah-tengah amalan.

Sebenarnya tidak ada amalan yang khusus pada bulan Dzulhijjah. Pada 10 hari awal Dzulhijjah, umat Muslim dianjurkan untuk melakukan amalan sebanyak-banyaknya. Seperti, puasa tarwiyah, puasa arafah, ibadah haji, perbanyak dzikir, salat, sedekah, membaca Alquran, dan amalan saleh lainnya.

Sesuai kalender Islam 1442 Hijriah, awal bulan Dzulhijjah jatuh pada hari Minggu, 11 Juli 2021. Namun, setelah magrib sejak hari Sabtu, 10 Juli 2021 sudah masuk tanggal 1 Dzulhijjah. Berikut Keutamaan bulan Dzulhijjah.

 

1. Keistimewaan 10 Hari pertama Dzulhijjah

Pada 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah, Allah SWT telah memberikan keistimewaan. Hari-hari istimewa itu disebut dengan Al Ayyam Al Maklumat (hari-hari yang telah diketahui). Sutomo Abu Nashr dalam bukunya Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah menjelaskan, salah satu ulama yang memberikan penafsiran tentang hal ini adalah Imam Syafi’iy.

Menurut Imam Syafi’iy, tanggal 10 Dzulhijjah adalah hari terakhir dalam hari-hari yang istimewa ini. As Syafi’iy mengatakan: “Hari-hari yang diketahui adalah sepuluh hari yang akhirnya hari raya kurban.”

Disebutkan dalam sebuah hadits yang berasal dari Ibnu Umar ra. Nabi SAW bersabda,

“Tidak ada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan amal shalih di dalamnya lebih dicintai oleh-Nya daripada hari yang sepuluh (sepuluh hari pertama dari Dzulhijjah).” (HR. Ahmad, dishahihkan Syaikh Ahmad Syakir).

 

2. Amalan di bulan Dzulhijjah tidak akan dikurangi pahala

Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan dari Abi Bakrah, dari Nabi Muhammad Saw bersabda:

“Ada dua bulan yang tidak akan dikurangi (pahalanya ketika dikerjakan pada bulan tersebut). Kedua bulan itu adalah bulan hari raya, yakni Ramadan dan Dzul Hijjah.” (HR. Bukhari)

 

3. Amalan paling dicintai Allah

 

Disebutkan dalam hadits lain, dari Ibnu Abbas ra. Rasulullah SAW bersabda:

“Tidak ada amal yang lebih utama daripada sepuluh hari bulan Dzulhijjah. Mereka (para sahabat) bertanya, “Wahai Rasulullah, tidak pula jihad di jalan Allah?” Beliau menjawab. “Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali seorang laki-laki keluar dengan jiwa dan hartanya di jalan Allah kemudian ia tidak kembali membawa sesuatu.” (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)

 

4. Ibadah utama dilakukan secara bersamaan

Bulan Dzulhijjah mempunyai hari-hari istimewa yang tidak akan ditemukan pada bulan lainnya. Seperti puasa Tarwiyah tanggal 8 Dzulhijjah, puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah, hari raya Idul Adha, ibadah qurban, ibadah haji dengan segala rukun-rukunnya.

Yuk kita manfaatkan bulan Dzulhijjah ini untuk mendekatkan diri kepada Allah dan meningkatkan kualitas ibadah, agar bisa mendapat ridho-Nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are makes.