Kenali Kain Sifon untuk Bahan Pakaian Para Muslimah
kain sifon

Kenali Kain Sifon untuk Bahan Pakaian Para Muslimah

Kain sifon salah satu jenis kain yang cukup populer di kalangan masyarakat termasuk dalam industri pakaian Indonesia. Sifatnya yang ringan, tipis, jatuh dan semi transparan sering dikaitkan dengan keanggunan dan kemewahan. Penampilan sifon yang berkilau telah berkembang dalam mode dan desain selama berabad-abad.

 

Apa Itu Kain Sifon?

Foto: pinterest.com

Sifon berasal dari kata Perancis, chiffe, yang berarti kain atau kain perca. Kain ini pertama dibuat secara eksklusif dari sutra. Chiffon dari kain sutra itu sangat mahal dan pengunaannya dalam mode bisa menandakan status tinggi, sehingga mulai digemari kalangan wanita kelas atas Eropa dan Amerika. Pada 1938, sifon nilon ditemukan, dan sifon polyester muncul pada tahun 1958. Dengan pembuatan sifon sintetis ini, kain menjadi lebih mudah diakses dan karenanya lebih populer untuk penggunaan secara umum.

Proses pembuatannya dimulai dari proses menenun yang menghasilkan kain tenun polos yang ringan dan sedikit berkilau. Tenunan sifon menghasilkan kerutan kecil yang membuat kain sedikit kasar ketika disentuh. Kerutan ini dibuat melalui penggunaan benang krep s-twist dan z-twist, yang masing-masing dipelintir berlawanan arah jarum jam dan searah jarum jam.

Benang krep juga dipelintir lebih kencang daripada benang standar. Benang kemudian ditenun dalam tenunan polos, yang berarti satu benang pakan bergantian di atas dan di bawah satu benang lusi. Kain tipis dapat ditenun dari berbagai jenis tekstil, baik sintetis maupun alami, seperti sutra, nilon, rayon, atau poliester.

 

Penggunaan Kain Sifon

Produk pakaian berbahan sifon sering kita jumpai, mulai dari pakaian wanita eksklusif seperti gaun pesta,  gamis pesta, kebaya, hijab, hingga scarf/syal. Biasanya sifon digunakan sebagai aksen pada pakaian agar terlihat lebih manis dan menawan.

 

1. Gaun/Gamis Pesta

Kain sifon
Foto: pexels.com

Dengan tampilan shimmer yang indah, sifon menjadi pilihan populer untuk gaun pesta, gamis pesta, gaun pengantin. Kain ini sering digunakan sebagai pelapis pada kain lain untuk menciptakan dimensi dan menambah volume pada pakaian.

 

2. Syal Sifon

Kain ini sering digunakan sebagai kain dekoratif dalam aksesoris, seperti syal ringan untuk bulan-bulan hangat, atau selempang yang indah untuk dipakai dengan balutan gaun dan jaket.

 

3. Hijab

Kain sifon

Hijab berbahan sifon cukup digemari para muslimah, karena sifatnya yang ringan dan tidak mudah lecek. Namun perlu diamankan menggunakan jarum pentul agar tak mudah melorot atau bergeser.

Selain itu, karena sifatnya tembus pandang, otomatis busana berbahan sifon harus diberi furing tambahan. Termasuk ketika memakai hijab sifon agar nyaman dan aman pakailah inner hijab.

 

4. Blouse

Kain sifon yang jatuh dan ringan, biasanya populer digunakan untuk blouse dan kemeja.

 

5. Aksen pada Dress

kain sifon
Amber Dress

Sifon itu memiliki kilauan yang bisa memberi kesan tampilan menawan dan anggun. Sehingga banyak para desainer menggunakannya sebagai aksen tambahan dalam model pakaian yang mereka buat. Termasuk aksen manis yang melingkar pada gamis atau longdress. Seperti yang diterapkan pada beberapa koleksi dress Setatamuda berikut. Miliki koleksi lengkapnya DISINI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are makes.