7 Keutamaan Shalat Dhuha, Salah Satunya Jaminan Rumah di Surga
Keutamaan Shalat Dhuha

7 Keutamaan Shalat Dhuha, Salah Satunya Jaminan Rumah di Surga

Shalat Dhuha adalah salah satu shalat sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Karena banyaknya manfaat dan keutamaan shalat dhuha bagi umat muslim. Keutamaan shalat dhuha sangat luas, bisa membangkitkan semangat sepanjang hari, mengubah hidup, dan manfaat lainnya bagi siapapun yang menerapkan shalat dhuha setiap hari.

 

Waktu yang disarankan

Keutamaan Shalat Dhuha
Foto: pexels.com

Waktu dhuha adalah waktu terbitnya matahari sekitar 7 hasta hingga waktu shalat dzuhur. Dimulai setelah matahari terbit sepenuhnya dan berakhir kurang lebih 15 menit sebelum shalat dzuhur. Mungkin sekitar pukul 07.00 hingga 11.00. Namun hal ini tidak mutlak karena posisi matahari di setiap daerah berbeda dan memengaruhi waktu dhuha.

Waktu yang paling disukai untuk shalat Dhuha adalah pada bagian hari yang paling panas, ketika matahari telah mencapai puncaknya (titik tertinggi), dan ini kira-kira setengah jalan antara matahari terbit dan waktu shalat dzuhur. Nabi SAW, bersabda: “Shalat orang-orang yang bertaubat dilaksanakan ketika unta-untamu yang disapih merasakan panasnya matahari.” [HR Muslim (720)].

 

Tata Cara

Shalat dhuha bisa dilakukan sendiri, dengan ketentuan satu salam untuk setiap dua rakaat. Sementara itu, sebagian ulama berbeda pendapat tentang jumlah rakaat shalat dhuha. Sebagian ulama mengatakan shalat dhuha maksimal 8 rakaat, dan sebagian ulama mengatakan tidak terbatas.

 

Keutamaan Shalat Dhuha

Keutamaan Shalat Dhuha
Foto: pexels.com

1. Sedekah untuk seluruh sendi tubuh manusia

Nabi Muhammad SAW bersabda : “Dalam diri kalian masing-masing ada sedekah, setiap tasbih (Subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (Alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (lailahaillallah) adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, katakan kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah dari kemurtadan adalah sedekah. Dan dua rakaat dhuha diberi pahala.” (HR Muslim; dari Abu Dzar al-Ghifari RA)

 

2. Mendapatkan Ghanimah (Keuntungan) yang luar biasa

Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash RA, mengatakan bahwa Rasulullah SAW., mengirim tentara kemudian dia berkata:

“Ambil keuntungan (ghanimah) dan segera kembali! Akhirnya mereka saling berbincang tentang kedekatan tujuan perang dan banyak ghanimah (manfaat) yang akan didapat dan segera kembali (karena jaraknya dekat). Kemudian Rasulullah S.A.W bersabda : “Bolehkah saya tunjukkan tujuan terdekat mereka (musuh yang akan diperangi), ghaimah (manfaat) yang paling banyak dan segera kembali? Mereka berkata: “Ya!” Rasul berkata lagi: “Barangsiapa yang mengambil wudhu, kemudian dia masuk ke masjid untuk melakukan shalat Duha, dia adalah yang paling dekat dengan tujuannya (medan perang), lebih banyak ghanimah dan lebih banyak segera kembali.” (Shahih Al-Targhib : 666)

 

3. Jaminan rumah di surga

Nabi Muhammad S.A.W bersabda “Barangsiapa yang mengerjakan shalat Dhuha empat rakaat dan empat rakaat sebelumnya, maka dia akan dibangunkan sebuah rumah di surga.” (Shahih Al-Jami : 634)

 

4. Mencegah Penyakit

Dikutip dari buku ‘Berkah Shalat Dhuha’ karya M Khalilurrahman Al Mahfani, seorang profesor medis Dr Ha Ali Saboe dan Prof Dr Vanshreber mengatakan bahwa setiap gerakan shalat memiliki manfaat kesehatan bagi tubuh yang tak terhingga.

Ia melihat bahwa gerakan shalat dapat mengurangi, dan bahkan dapat mencegah penyakit jantung. “Setiap penyimpangan dari gerakan sholat akan mengubah fungsi dan manfaat yang ada, dan dalam syariat, hal itu tidak dibenarkan.” tulis dia.

 

5. Hadiah di sore hari

Keutamaan Shalat Dhuha
Foto: pexels.com

Dari Abu Darda’ Ra, ia berkata bahwa Rasulullah S.A.W bersabda: Allah Ta’ala berfirman: “Hai anak Adam, berdoalah untuk-Ku empat rakaat dari awal hari, maka Aku akan memenuhi kebutuhanmu (pahala) di sore hari).” (Shahih Al-Jami : 4339)

Dalam sebuah sejarah dikatakan:

“Sesungguhnya Allah ‘Azza Wa Jalla berfirman: “Hai anak Adam, cukuplah bagi-Ku empat rakaat di awal hari, maka Aku akan mencukupi kebutuhanmu di sore hari.”

 

6. Dapatkan pahala sama seperti orang yang melakukan umroh

Dari Abu Umamah RA, Rasulullah S.A.W bersabda bahwa :

“Barang siapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan suci untuk melakukan shalat fardhu, maka pahalanya seperti orang yang berhaji. Barang siapa yang keluar untuk shalat dhuha, maka pahalanya seperti orang yang melakukan umrah.” (Shahih Al-Targhib : 673)

 

7. Diampuni dosanya oleh Allah SWT

“Barang siapa yang mengerjakan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosa-dosanya oleh Allah, meskipun dosanya sebanyak buih di lautan.” (HR Tirmidzi)

Setelah kita mengetahui pentingnya shalat dhuha, tidak ada salahnya jika kita menjadikannya sebagai salah satu amalan dalam sehari-hari. Semoga Allah menerima ibadah kita dan diampuni dosa-dosa kita. Aamiin, aamiin, Ya Rabbal ‘alamin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are makes.